18 Januari 2015

CINTA : POSITIF ATAU NEGATIF ?



Berbicara tentang cinta memang tidak ada habisnya. Satu kata yang memiliki berjuta makna, tergantung bagaimana seseorang mendefinisikannya. Ada yang mendefiniskan bahwa cinta itu kebahagiaan, ada yang mengatakan bahwa cinta adalah pengalaman buruk atau bahkan cinta itu munafik. Lalu kenapa cinta bisa berbeda pengertian bagi setiap orang ? Secara psikologis, kita mempersepsikan sesuatu tergantung dari pengalaman yang pernah terjadi didalam hidup kita yang akhirnya menjadi konsep berfikir bagi seseorang. Dari konsep inilah yang menjadi cikal bakal awal kita mempersepsi, termasuk cinta. Jika seseorang didalam hidupnya merasakan cinta sebagai kebahagiaan. Maka dia pun akan memiliki pandangan bahwa cinta itu membahagiakan. Sebaliknya, jika seseorang pernah mengalami trauma akibat hubungan percintaannya seperti pernah disakiti, diselingkuhi atau ditinggalkan. Hal ini bisa mempengaruhi seseorang dalam memandang cinta selanjutnya.

Apakah cinta itu positif atau negatif ?
Cinta itu adalah perasaan positif, perasaan yang muncul untuk menyayangi, melindungi dan membahagiakan orang yang dicintainya.. Karena perasaan cinta itu positif, maka tentu akan melahirkan suatu tindakan positif juga. Seperti saling memahami, saling mengerti, saling percaya dan tidak saling menduakan. Apakah cinta itu positif ? Ya, tentu saja positif, yang tidak positif adalah orang yang merasakan cinta karena dipengaruhi nafsu. Disekitar kita ada banyak orang mengatasnamakan cinta yang menjadikan pasangannya sebagai objek seksual, padahal ini jauh menyimpang dari definisi cinta sebenarnya. Jika seseorang benar-benar mencintai, dia tidak akan melakukan apa yang belum menjadi haknya. Justru akan menjaganya sampai benar-benar menjadi miliknya.Perasaan cinta itu positif selama seseorang menjalani dengan bahagia, saling memahami dan saling.  mengerti. Lalu menjadi negatif saat seseorang menjalaninya dengan perasaan terluka, lebih banyak sakit hati, tidak ada pengertian, acuh tak acuh, dll. Yang mesti dipahami dalam hubungan adalah saat perasaan sudah lebih banyak sakit hatinya dari pada bahagianya. Itu adalah pertanda bahwa anda harus memikirkan kembali hubungan yang sedang anda jalani. Karena jika seseorang benar-benar mencintai dia tahu bagaimana memperlakukan orang yang dicintainya dengan baik, termasuk tidak menyakiti orang yang dicintainya.

Jangan menjalin hubungan saat kesepian.Tapi jalinlah hubungan saat benar-benar siap menjalaninya,- Abi Palutturi

TENTANG CINTA


“Kita tak dapat mengetahui seberapa besar cinta yang kita miliki sampai akhirnya kita benar-benar merasa kehilangan”

Pernahkah anda menyia-nyiakan orang yang benar-benar mencintai anda lalu baru tersadar saat orang tersebut telah pergi meninggalkan anda ? Terkadang seseorang tidak menghargai apa yang dimilikinya bahwa itu berharga. Lalu, baru tersadar saat benar-benar kehilangan. Kita diajar untuk menghargai apa yang kita miliki, menjaganya, merawatnya. Agar suatu hari kita tidak menyesal saat kehilangan karena perlakuan kita. Jika anda memiliki seseorang yang begitu berharga didalam hidup anda. Maka jagalah, hargailah sebelum anda benar-benar kehilangan. Karena saat telah kehilangan, penyesalan tidak lagi memiliki arti

“Semua manusia memiliki kriteria dalam memilih pasangan. Tapi, ketika hati sudah bicara, mata bukanlah apa-apa”

Laki-laki biasanya menginginkan perempuan cantik, pintar, kaya, seksi, sedangkan perempuan biasanya menginginkan laki-laki yang tampan, tinggi, macho, dewasa. Tahukah anda bahwa itu hanya kriteria yang di inginkan oleh mata anda bukan hati anda ? Apa yang di inginkan oleh mata bukanlah cinta, melainkan perasaan suka atau ketertarikan. Ketika anda benar-benar mencintai seseorang anda tidak akan pernah merasa bermasalah dengan fisik atau penampilannya, yang anda fikirkan dan anda rasakan adalah anda merasa nyaman dengan dia,  selalu ingin bersamanya dan menerima dia apa adanya.

Apapun yang terjadi jika itu cinta. Maka, akan selalu ada jalan untuk pemiliknya bersatu”

Seseorang berpisah dengan orang yang dicintai adalah hal yang begitu menyakitkan. Namun, bagaimana jika hal itu memang harus terjadi ? Meski anda tinggal di gunung dan kekasih anda tinggal dilautan. Jika anda ditakdirkan bersama, maka tidak ada hal yang mustahil untuk terjadi. Cinta memungkinkan segala-galanya. Meski hari ini anda berpisah, namun ditakdirkan untuk bersama. Maka, suatu hari anda pasti akan kembali bersatu.

“Cinta memiliki 2 sisi-nya, bahagia dan sakit hati. Anda harus siap dengan keduanya”

Cinta adalah perasaan indah yang lahir dari hati. Saat seseorang jatuh cinta. Tentu yang dirasakan adalah perasaan bahagia yang semua kata tidak mampu mengungkapkan. Lalu apa yang terjadi jika patah hati ? Dunia seperti kiamat kata kebanyakan orang. Hati hancur luluh lantah saat mengetahui bahwa orang yang dicintainya tidak mencintainya. Cinta akan selalu menjadi hal yang indah dalam hidup. Hanya saja tak seorangpun yang mengetahui bagaimana akhir dari cerita cinta. Semua bisa berusaha memperjuangkan cinta. Namun, semua kembali kepada sang maha cinta.

“Kita hidup untuk mencintai  dan mencintai untuk hidup,- Abi Palutturi”