Berbicara tentang cinta memang tidak ada habisnya. Satu kata yang memiliki berjuta makna, tergantung bagaimana seseorang mendefinisikannya. Ada yang mendefiniskan bahwa cinta itu kebahagiaan, ada yang mengatakan bahwa cinta adalah pengalaman buruk atau bahkan cinta itu munafik. Lalu kenapa cinta bisa berbeda pengertian bagi setiap orang ? Secara psikologis, kita mempersepsikan sesuatu tergantung dari pengalaman yang pernah terjadi didalam hidup kita yang akhirnya menjadi konsep berfikir bagi seseorang. Dari konsep inilah yang menjadi cikal bakal awal kita mempersepsi, termasuk cinta. Jika seseorang didalam hidupnya merasakan cinta sebagai kebahagiaan. Maka dia pun akan memiliki pandangan bahwa cinta itu membahagiakan. Sebaliknya, jika seseorang pernah mengalami trauma akibat hubungan percintaannya seperti pernah disakiti, diselingkuhi atau ditinggalkan. Hal ini bisa mempengaruhi seseorang dalam memandang cinta selanjutnya.
Apakah cinta itu positif atau negatif ?
Cinta itu adalah perasaan positif, perasaan yang muncul untuk menyayangi, melindungi dan membahagiakan orang yang dicintainya.. Karena perasaan cinta itu positif, maka tentu akan melahirkan suatu tindakan positif juga. Seperti saling memahami, saling mengerti, saling percaya dan tidak saling menduakan. Apakah cinta itu positif ? Ya, tentu saja positif, yang tidak positif adalah orang yang merasakan cinta karena dipengaruhi nafsu. Disekitar kita ada banyak orang mengatasnamakan cinta yang menjadikan pasangannya sebagai objek seksual, padahal ini jauh menyimpang dari definisi cinta sebenarnya. Jika seseorang benar-benar mencintai, dia tidak akan melakukan apa yang belum menjadi haknya. Justru akan menjaganya sampai benar-benar menjadi miliknya.Perasaan cinta itu positif selama seseorang menjalani dengan bahagia, saling memahami dan saling. mengerti. Lalu menjadi negatif saat seseorang menjalaninya dengan perasaan terluka, lebih banyak sakit hati, tidak ada pengertian, acuh tak acuh, dll. Yang mesti dipahami dalam hubungan adalah saat perasaan sudah lebih banyak sakit hatinya dari pada bahagianya. Itu adalah pertanda bahwa anda harus memikirkan kembali hubungan yang sedang anda jalani. Karena jika seseorang benar-benar mencintai dia tahu bagaimana memperlakukan orang yang dicintainya dengan baik, termasuk tidak menyakiti orang yang dicintainya.
Jangan menjalin hubungan saat kesepian.Tapi jalinlah hubungan saat benar-benar siap menjalaninya,- Abi Palutturi
